Selasa, 23 Desember 2008

Bertukar link ataukah saling memuatkan postingan?


Editorial Board:

Selama ini kita sudah mengenal apa itu yang namanya link exchange. Menurut saya link exchange adalah saling bertukar link alamat blog yang kita punya, yaitu alamat blog kita tawarkan kepada seseorang yang punya blog lain, dengan upaya untuk saling "bertukar" dalam arti untuk saling memuatkan alamat blog yang ditawarkan di alamat blog masing-masing. Bermanfaat tidak lain adalah untuk meningkatkan page rank, begitu katanya.

Padahal kalau merunut asal kata exchange yang artinya penukaran, bila diterjemahkan dalam bahasa indonesia yaitu perbuatan bertukar atau mempertukarkan; pergantian; peralihan dsb; tentu hal itu tidak sesuai dengan hal yang sebenarnya.

Kenapa?
Bertukar diartikan sebagai berganti (dl arti, sesuatu berganti atau diganti dengan sesuatu yang lain; seseorang memberikan sesuatu sebagai gantinya) misalnya saya bertukar barang dengan uang milik seseorang yang bernama A, maka barang saya diganti dengan uang miliknya A, otomatis barang tadi yang saya tukarkan sekarang menjadi miliknya A, dan Uangnya si A menjadi milik saya.

Karena itu saya berpikir apakah selama ini link exchange yang saya lakukan adalah seperti tersebut diatas, tentunya tidak, saya link exchange dengan si A, maka harapannya si A akan memasangkan alamat blog saya di blognya si A, dan begitu sebaliknya saya akan memasangkan alamatnya Si A di blog saya. Dan tentunya alamat blog tetap menjadi milik masing-masing kalo menurut saya link exchage adalah "salah kaprah"

Lihatlah banyak sekali salah kaprah yang sudah ada, seperti contoh dalam bahasa jawa "godog wedang" ini aneh khan? wedang udah jadi kok di godog.

Selanjutnya, kenapa tidak sekalian aja tukar-menukar postingan? Kalau didunianyata, tukar-menukar prangko sudah layak, dan bahkan sudah mendunia. Saya yakin, bila kita tukar-menukar postingan, tentunya page rank akan lebih cepat naik. Bayangkan aja, kita cari di search engine, akan muncul dengan mudahnya. Baik itu alamat yang ditempati postingan, maupun alamat asli postingan yang berada. Bila seseorang sudah menemukan apa yang dicari, dan melihat isi postingan bagus, bisa jadi dia tertarik dengan alamat asli postingan berada. Mungkin dia pengin browsing-browsing yang lainnya juga. Siapa tahu? tetamu yang datang akan semakin banyak.

Tapi tentunya sebelum ini dilaksanakan, mesti ada aturan-aturan universal yang harus dibuat. Ya seperti yang saya bilang tadi, tukar-menukar ini dalam artian salah kaprah tadi, tukar-menukar dalam artian barang yang ditukar tetap milik orang yang punya postingan. Yaitu hanya saling tukar tempat untuk memuatkan postingan, dan saling menghormati dan tetap menghargai hak kekayaan intelektual yang punya postingan, sehingga bisa dilihat dibanyak tempat, dan menghindarkan penyalahgunaan teknologi informasi yang sudah ada.

OK, mengapa harus menunggu?
Just do it!

Bila anda tertarik, Mulailah sekarang juga untuk menempatkan postingan ini di tempat blog anda. Kawan tinggal copy pastekan, dan saya akan segera memberikan tempat postingan anda dengan tetap menghargai Hak kekayaan intelektual anda. (Tentunya kawan harus punya postingan miliknya yang bisa ditukar dengan postingan saya).

=================================
contoh kasusnya:

Judul Postingan: .................................

Artikel/ Postingan yang dimuat ini adalah hasil tukar menukar dari: (nama pembuat postingan dengan link balik)
yang ditukar dengan .............(link punya kita yang ditukarkan).


Materi Postingan....

Selesai....

=================================

manfaat dari tukar-menukar postingan:

1. bisa menjalin persahabatan.

2. ingat dunia filatelis? bila kita mendapatkan prangko dari seseorang, dan prangko kita dapatkan, tentunya menimbulkan kesan dan kebanggaan tersendiri, baik pemberi maupun penerima prangko, karena sama-sama menguntungkan.

================================

tips dan triknya?

1. Anda tentunya sudah harus bisa dipercaya atau setidaknya punya tempat dihati yang punya blog target, supaya bisa mendapatkan postingan yang mau ditukar.

2. cari artikel yang mau ditukar sesuai dengan tema blog anda, dan tentunya pemilik blog yang akan ditukar mesti ada postingan kita yang bisa ditukar, dan tentunya tema harus sesuai dengan pemilik blog yang akan ditukar. kecuali pada kasus-kasus tertentu, mungkin pengin adanya variasi postingan.

3. bila perlu, buat halaman khusus judul-judul dari postingan anda yang bisa ditawarkan untuk ditukar, sehingga memudahkan seseorang yang ingin bertukar postingan.

4. bila sudah terjadi deal, segera aja untuk saling tukar-menukar postingan.

5. postingan kita akan dimuat di blog penerima dan kita berkewajiban juga untuk menampilkan postingan mereka yang akan ditukar, begitu pula sebaliknya.

6. jangan lupa untuk tetap menghargai hak kekayaan intelektual yang punya postingan, supaya tidak timbul masalah dikemudian hari.


Artikel ini beda dengan artikel saya yang sebelumnya. Kelihatan sekali bahwa ini menjalin komunikasi horizontal, dibanding postingan sebelumnya "NGAPAIN MUSTI DISEMBUNYIKAN?" yang kelihatan lebih mengedepankan komunikasi vertikal, dimana masih memerlukan proses editorial.

Karena dalam dunia tukar-menukar yang sesungguhnya, barang yang ditukar ya itu, bila anda mau menerima ya udah, bila tidak mau ya tidak jadi.

Karena itu, pedoman baku yang ada harus mencamtumkan:
Artikel/ Postingan yang dimuat ini adalah hasil tukar menukar dari: (nama pembuat postingan) dengan (back link).
karena rentan sekali terjadi penyalahgunaan atau pelanggaran hak kekayaan intelektual seseorang, yang mestinya harus tetap kita jaga.

Mari semarakkan dunia perblogeran dengan tidak hanya tukar-menukar link, tapi juga tukar-menukar postingan.

5 komentar:

Whienda mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
DegDegan.duniamaya98 mengatakan...

konsep saya tentang tukar-menukar postingan adalah seperti halnya saya melihat fenomena tukar menukar perangko, dunia filatelis, yaitu bila kita ingin menukar sesuatu dengan menukar yang lain, tentunya lebih selektif, supaya benar-benar sesuai dengan apa yang diharapkan dari proses pertukaran tersebut.

jadi beda dengan konsep kolom sahabat, kolom sahabat terinspirasi dari kolom opini seperti halnya yang ada dimedia cetak, seseorang berminat mengirimkan artikel, bila cocok dimuat. begitu penjelasannya.

Digital Baca : mengatakan...

Mantbs juga posting yang satu ini,.... dilanjut aja yau ...

DegDegan.duniamaya98 mengatakan...

ternyata, sampai sekarang belum ada yang memanfaatkan, padahal manfaatnya banyak loh...

Anonim mengatakan...

Jelas ada banyak tahu tentang hal ini. Saya pikir Anda membuat beberapa poin baik di Fitur juga. Tetap bekerja, pekerjaan yang besar!.

Posting Komentar